25 Hal Yang Harus Anda Tahu Saat Menjadi Seorang Entrepreneur Muda

Post On: 25 September 2020
September 25, 2020

Belajar dari orang lain jauh lebih mudah daripada belajar dari kegagalan.

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Sederhananya, belajar dari kegagalan sendiri tidaklah menyenangkan bukan? Seperti dikatakan John Lewis, “Kenyataan tidak berubah, dan itulah sebabnya kenapa jawaban yang sudah ada sejak masa lalu sebenarnya bisa membantu Anda menemukan tantangan-tantangan di era Anda sendiri“.

Di era sekarang, seiring perkembangan ekonomi dan teknologi, Entrepreneur di Indonesia mulai bergairah. Banyak anak-anak muda yang berani terjun ke dunia ini, mungkin termasuk Anda juga bukan? Mulai dari Kedai Kopi kekinian hingga ke bisnis Startup, dari yang cuma gaya-gayaan hingga yang memang serius dan berorientasi jangka panjang.

Untuk itu, ada kesempatan kali ini, Saya akan menyajikan artikel mengenai 25 Hal Yang Harus Anda Tahu Saat Menjadi Seorang Entrepreneur. Berdasarkan pengalaman seorang Entrepreneur Veteran, David Cancel, Founder dan CEO DRIFT.

Berikut 25 nasehat dari David Cancel yang bisa Anda jadikan referensi saat menjadi seorang Entrepreneur muda:

  1. Membaca setiap hari. Apapun kondisinya, dan tidak peduli apakah anda menamatkan satu buku atau tidak, baca saja!
  2. Carilah mentor yang sudah meraih sukses di bidang yang Anda geluti. Kesuksesan dimaksud bisa berupa Penghasilan Finansial, Spiritual, Parenting, atau Kebahagiaan Hidup. Carilah seseorang yang bisa memandu Anda.
  3. Fokuskan pada apa yang berjalan dengan baik. Atau bisa sederhanakan menjadi “Simpel, Fokus, Ulangi”. Jangan berhenti, hingga hal tersebut berhenti dengan sendirinya.
  4. Hindari hal-hal yang mengalihkan perhatian, meskipun tampak menarik. Akan selalu ada alat baru, produk baru, peluang baru, atau perusahaan baru. Jangan biarkan hal-hal tersebut mengalihkan perhatian dari apa yang sesungguhnya Anda inginkan dan apa yang penting bagi Anda.
  5. Prioritaskan belajar dari sejarah. Baca buku dan belajarlah dari perusahaan dan trend yang sudah teruji oleh waktu.
  6. Prioritaskan tugas-tugas besar setiap hari, yakni hal-hal yang harus diselesaikan. Jangan merasa bersalah jika Anda tidak bisa mengerjakan hal-hal kecil yang sesungguhnya tidak esensial.
  7. Momentum adalah segalanya. Terus jaga konsistensi Anda. Carilah irama yang sempurna dan kendalikan sejauh yang anda bisa.
  8. Peluang bagus sesungguhnya jauh lebih langka dari yang anda pikirkan. Manfaatkan semaksimal mungkin jika Anda menemukan peluang tersebut.
  9. Belajar dan pelajari kembali psikologi. Pemahaman tentang psikologi sosial, pengambilan keputusan dan bias kognitif jauh lebih penting daripada membaca buku tentang kepemimpinan, bisnis, ataupun “self-help”. Serius!
  10. Sabarlah. Satu aksi besar yang hebat merupakan akumulasi dari jutaan aksi kecil sebelumnya.
  11. Carilah “arbitrage opportunities”. Investasi saat orang lain tidak, menahan diri saat orang lain serakah.
  12. Menabunglah untuk hari-hari paceklik, karena hari itu selalu datang. Hindari hutang, Hindari kredit, Pasak Anda harus lebih kecil dari Tiang.
  13. Ikuti “Golden Rule”. Anda akan bertemu orang lagi dan lagi sepanjang hidup anda. Pastikan mereka memiliki kesan yang baik dengan Anda.
  14. Belajarlah menyampaikan cerita dengan baik. Pada akhirnya, kesuksesan akan menjadi sebuah cerita, termasuk kisah yang akan Anda ceritakan untuk diri sendiri maupun kepada dunia.
  15. Jangan terlalu obsesif dalam membaca atau menonton berita. Hidup Anda akan lebih damai dan kaya tanpanya. Di era ini Kita semua sudah sangat terhubung untuk tidak menyadari jika ada sesuatu yang penting.
  16. Bangun hubungan. Komunitas jauh lebih penting daripada yang Anda pikirkan. Akan ada tahap tertentu dalam bisnis Anda, di mana Komunitas akan sangat membantu.
  17. Hindari hal yang biasa-biasa saja, kecuali jika anda ingin hasilnya juga biasa-biasa saja. Hal-hal konvensional hanya akan berbuah hal konvensional pula.
  18. Orang-orang terdekat akan mencoba menjatuhkan Anda saat Anda mencoba berubah dan menjadi berbeda.
  19. Ingat bahwa setiap orang berbeda, namun tidak seperti yang kita duga. Sekali lagi, pelajarilah psikologi. Dengan memahaminya, anda akan tahu apa yang dibutuhkan.
  20. Lakukan semua uji kepribadian yang Anda temukan. Pelajari hasilnya. Pahami bagaimana bias kognitif memperkuat kelemahan anda.
  21. Jangan pernah melupakan pentingnya konteks. Kita selalu lupa bahwa setiap keputusan dan reaksi memiliki konteks, waktu, dan tempat sendiri. Menerapkan suatu hal tanpa mempertimbangkan konteksnya akan membawa hasil dan konsekuensi yang tidak bisa diprediksi.
  22. Dalam setiap reaksi, selalu ada reaksi yang sama dan yang bertentangan. Lakukanlah meditasi.
  23. Traveling sesering mungkin. Travelling membangun kesadaran, empati, dan pengalaman jangka panjang. Pengalaman adalah investasi yang lebih baik daripada membeli hal-hal seperti perhiasan atau mobil mewah.
  24. Pilih “Peperangan” Anda. Anda tidak harus selalu benar.
  25.  Saat ada orang yang lebih tua dari anda mengatakan bahwa ini termasuk tahun terbaik dalam hidup Anda, dengarkanlah. Jangan mengabaikannya, hargailah momentum tersebut, Anda tidak akan menyesal.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *